Ads 468x60px

.

Pages

Subscribe:
Tampilkan postingan dengan label Tips dan Trik. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Tips dan Trik. Tampilkan semua postingan

Selasa, 14 Oktober 2014

Arti Sepeda



S E P E D A  mengandung beberapa arti:

S = Skill
E = Education
P = Product
E = Ecology
D = Development
A = Association

Bila dilihat dari arti diatas sepeda mengandung makna yang luas dan tidak kaku dalam bersepeda ada beberapa bagian yang mesti kita cermati diantaranya sepeda perlu keahlian ketangkasan, juga dapat menambah pengetahuan, jadikan sepeda menjadi produk unggulan untuk membuka potensi, di samping itu sepeda juga merupakan ramah lingkungan hidup, sehingga dengan bersepeda mampu mengembangkan lahirnya komunitas-komunitas baru di lingkungan. 

Sepeda ditinjau dari ilmu pengetahuan sepeda mampu memberikan pengetahuan baru bagi setiap manusia yang menggunakannya sedangkan sepeda di tinjau dari seni yaitu bersepeda dapat melahirkan keahlian/skill baru secara praktis bagi setiap pengemudinya.


readmore »»  

Senin, 13 Oktober 2014

Sepeda Sebagai Alat


Dari sejak dahulu sampai saat ini hampir semua orang sudah mengenali sepeda, bahkan sejak dini sebagian anak sudah mulai diajarkan oleh orang tuanya untuk memakai atau menggunakan sepeda, berkeliling diseputaran halam rumah atau hanya untuk berkeliling di jalan jalan kecil. Diiringi dengan perkembangan jaman sepeda bukan hanya digemari anak anak tapi sekarang ini banyak juga digemari oleh para orang dewasa bahkan orang tua, keluarga untuk berolahraga atau hanya sekedar berkeliling dilingkungan dengan anggota keluarga. Sepeda selain sarana transportasi masyarakat pada jaman dulu kini dengan perkembangan jaman dan dengan perkembangan tipe sepeda, sepeda juga bisa dijadikan sebagai sarana olahraga, rekreasi dan prestasi bagi sebagaian masyarakat yang menggemari sepeda, kegemaran ini sangatlah positif untuk membantu pengurangan polusi yang pada saat ini di kota-kota besar maupun di pedesaan sudah dipenuhi dengan kendaraan roda empat atau kendaraan bermotor yang berakibat pada peningkatan kapasitas pencemaran udara hal ini akan mempengaruhi pada tingkat kesehatan terutama pada pernapasan dan pemanasan global.

Di kota-kota besar tingkat kesadaran masyarakat untuk menggunakan sepeda bukan hanya untuk rekreasi atau pun gaya hidup akan tetapi untuk melakukan aktivitas pekerjaan pergi ke kantor, ke warung, maupun ke kampus atau ke sekolah, bahkan sudah menjadi kebiasaan masyarakat akan mampu mengurangi peningkatan polusi di kota - kota besar maupun didaerah daerah lainnya. Kegemaran menggunakan sepeda kini sudah merambah pada daerah daerah kecil bahkan pada perkampungan. Setiap orang para penggemar sepeda terus berupaya menebarkan virus sepeda dilingkungan masyarakat, hal ini terbukti dengan berdirinya dan adanya komunitas - komunitas sepeda di berbagai daerah baik komunitas yang beranggotakan lebih dari 10 orang maupun komunitas yang beranggotakan kurang dari 10 orang, dengan hadirnya para penggagas komunitas sepeda akan timbul lagi komunitas komunitas sepeda yang peduli terhadap kesehatan dan kelestarian lingkungan hidup. 

Lahirnya komunitas sepeda tidak lepas dari adanya peningkatan kesadaran masyarakat akan pentingnya hidup sehat ditunjukan dengan melakukan kegiatan-kegiatan olah raga, yang dilakukan secara rutin guna meningkatkan stamina dan vitalitas tubuh, sehingga akan memberikan dampak pada meningkatnya stamina dan produktivitas kerja. Salah satu kegiatan olah raga yang beberapa tahun belakangan ini semakin meningkat adalah bersepeda,baik bersepeda santai, sepeda gunung, sepeda cepat (balap), sepeda ke kantor, sepeda ke sekolah/kampus, bahkan sepeda antik (onthel). Hal ini juga ditunjukan dengan tumbuh dan berkembangnhya komunitas-komunitas sepeda, khususnya di kawasan Kota dan daerah daerah. Menjamurnya komunitas pesepeda tersebut selain dilandasi oleh alasan pentingnya hidup sehat, hobi, juga kepekaan terhadap terciptanya lingkungan yang bebas polusi udara dan isu pemanasan global (global warming).

Diantara komunitas-komunitas tersebut biasanya terdapat keterkaitan antara sesama anggotanya, misalnya anggota komunitas MTB - Indonesia sebagiannya juga merupakan anggota komunitas B2W - Indonesia, dengan demikian maka antara satu komunitas dengan komunitas sepeda lainnya terjadi jalinan yang erat dan saling mendukung. Dalam skala yang lebih kecil, tumbuh juga komunitas-komunitas sepeda di lingkungan tempat tinggal, seperti halnya keberadaan Puri Bike Community yang berada di wilayah Kecamatan Ciawi dan community lain-lain hampir sudah ada di setiap wilayah kota dan kabupaten sudah terdapat komunitas sepeda hal ini menunjukan semakin berkembangnya kesadaran masyarakat akan pentingnya kesehatan. Satu hal yang terpenting dengan semaraknya pengguna sepeda di negara kita semakin besar potensi untuk terjalinnya solidaritas, kebersamaan, kepedulian sosial, dan kesetiakawanan sosial antara individu dengan individu lainnya, komunitas satu dengan komunitas lainnya mereka saling mengenal satu sama lain, menjalin interaksi saling mengunjungi atau saling bersilaturahmi secara aktif dengan melakukan kegiatan olah raga secara bersama sama.

Pengertian Sepeda

Banyak ragam yang memberikan pengertian tentang sepeda secara garis besar sepeda dapat diartikan sebagai alat transportasi bagi masyarakat untuk menuju pada suatu tujuan atau tempat.
Secara umum sepeda dapat didefinisikan sebagai berikut:

“Sepeda adalah alat transportasi, rekreasi, olah raga, bagi masyarakat tanpa menggunakan bahan bakar sebagai daya genjotan dengan menggunakan tenaga manusia.”

Sedangkan definisi lain hasil dari adovsi beberapa pengguna sepeda dapat didefinisikan sebagai berikut:

“Sepeda adalah sarana transportasi beroda dua yang kekuaatan jalanya dengan mengunakan kaki atau goel yang merupakan kendaraan ramah lingkungan dalam penggunaanya dapat memberikan kepuasan tersendiri”.

Dari definisi tersebut diatas dapat ditarik kesimpulan bahwa ada dua ciri utama sepeda yaitu:
  1. Sepeda digunakan untuk kegiatan ringan seperti, pergi kekantor untuk bekerja, ke sekolah atau kampus, olah raga, rekreasi.
  2. Sepeda tanpa menggunakan bahan bakar minyak atau kendaraan ramah lingkungan bagi masyarakat.

readmore »»  

Kamis, 15 Mei 2014

Bagaimana Aturan Makan Sebelum Berolah Raga?


REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Makan sebelum berolah raga bukanlah ide baik, terutama karena dapat menghambat kinerja atau gangguan pencernaan, mual, lesu, muntah, bahkan diare. Hal ini dapat dikaitkan dengan perubahan yang disebabkan sistem otot dan pencernaan yang bersaing mendapatkan energi dari makanan yang Anda konsumsi.

Namun, sebagian orang yang tidak makan sebelum berolah raga juga menghadapi konsekuensi lain. Misalnya, mereka tidak termotivasi, lelah, dan lemah akibat kadar gula darah berkurang.

Untuk alasan ini, Anda penting untuk makan pada waktu yang tepat sebelum berolah raga. Sarapan yang terlalu banyak bisa menyebabkan Anda kesulitan bergerak untuk joging pagi. Berikut adalah beberapa poin penting untuk diingat saat Anda menjadwalkan makan sebelum berolah raga, dilansir dari Easy Good Health, Senin (5/5).

1. Waktu terbaik untuk makan sebelum berolah raga

Jika Anda tidak sempat makan sebelum berolah raga, maka perut Anda akan persis seperti mobil yang tangki minyaknya kosong. Oleh sebab itu, waktu terbaik untuk makan setidaknya adalah dua jam sebelum berolah raga.

Namun, jika Anda berniat untuk makan banyak, maka lebih baik mengonsumsinya tiga jam sebelum berolah raga. Makanan ringan di sisi lain juga bisa dikonsumsi dua jam sebelum berolah raga.

Jika lapar menyerang sebelum berolah raha, Anda bisa makan makanan ringan. Makanan yang dianjurkan adalah makanan berkarbohidrat, seperti sereal gandum dengan susu skim, roti gandum, yogurt rendah lemak, pasta, buah, sayur, dan beras merah.

2. Makan setelah berolah raga

Mengonsumsi makanan yang kaya akan karbohidrat satu jam setelah berolah raga juga dianjurkan. Ini untuk membangun energi Anda. Ada baiknya Anda membawa bekal sendiri dari rumah. Protein juga perlu dikonsumsi untuk membantu membangun dan memperbaiki otot Anda, sertakan juga gandum, sandwich selai kacang, atau kentang panggang.

Pedoman sederhana yang diuraikan di atas seharusnya membuat Anda lebih mudah untuk mengatur jadwal makan Anda. Yang terpenting adalah jangan makan ketika lapar, makanlah sebelum lapar dan berhentilah makan sebelum kenyang. Dengan cara ini, Anda bisa mengatur jadwal olah raga dan jadwal makan yang lebih efektif.




readmore »»  

Kamis, 29 Agustus 2013

Teknik Bersepeda di Tanjakan


Teknik Bersepeda di Tanjakan. Ini sangat penting diketahui terutama untuk pesepeda tingkat pemula. Karena jika kita bersepeda di tanjakan tidak menggunakan teknik yang benar maka kemungkinan akan cepat lelah dan berhenti di pertengahan tanjakan dan itu yang tidak kita harapkan. Bahkan cenderung dapat cedera otot.

Berikut beberapa teknik bersepeda di tanjakan yang nadhifa herba ketahui:
  1. Ketika kita melihat tanjakan, kuncinya jangan ”emosi”, tanamkan rasa optimis pada diri bahwa kita dapat melaluinya. Hadapi dengan santai tapi pasti, terkadang karena kepingin cepat melalui tanjakan tersebut, kita kayuh sepeda dari jauh sebelum tiba tanjakan, padahal itu sangat menguras tenaga kita apalagi pemula. Yaa,, kecuali sudah berpengalaman dan mempunyai stamina yang kuat sih ga apa-apa. Biasa saja kita perlakukan tanjakan seperti bagaimana kita berada di jalan datar, cuma teknik shiftingnya yang harus diperhatikan.
  2. Ketika tiba ditanjakan, atur gigi sepeda sahabat nadhifa herba pada gigi yang ringan, tapi tidak langsung menggunakan gigi yang paling ringan, ini dilakukan dengan proses bertahap, sesuaikan dengan kemampuan sahabat nadhifa herba dan medan tanjakan yang dihadapi. Ketika lagi mengayuh di tanjakan misalnya kita sudah tidak kuat lagi pada posisi gigi 5, maka kita tingkatkan lagi pada gigi 6, begitu juga jika kita sudah tidak kuat lagi dengan 6, maka kita tingkatkan lagi ke gigi 7, begitu seterusnya.
  3. Condongkan badan ke depan dengan posisi duduk usahakan di sadel paling depan. Ini bertujuan agar ban depan sepeda kita tidak mengangkat ke atas dan mengakibatkan jatuh.
  4. Kayuhlah sepeda dengan metode kumparan, putarannya menggunakan energi yang sama rata pada setiap putaran kaki. Jadi tidak menghentakan kaki sekaligus pada saat pedal di tekan. Santai tapi pasti.
  5. Atur napas, tarik napas dari hidung dan keluarkan dari mulut.
  6. Ketika kita memang sudah tidak kuat lagi melewati tanjakan, istilahnya sudah nyerah, maka berhentilah dan istirahat. Jangan dipaksakan karena otot kaki kita mempunyai keterbatasan. Lama-lama juga jika terus berlatih pasti suatu saat kita akan mampu melewati tanjakan yang asalnya kita tidak mampu. Kuncinya sering berlatih dan istiqomah.
  7. Jika kita mengalami cedera otot saat bersepeda, misalnya kaki keseleo atau kram, cobalah pakai suncream. Insya Allah rasa pegel dan sakit di kaki cepat hilang.
  8. Teruslah rutin untuk bersepeda, terutama banyak latihan di medan-medan tanjakan. Semakin kita mudah melewati tanjakan, maka medan-medan datar yang kita lewati akan semakin mudah.
  9. Jaga pola hidup sehat, agar stamina kita dalam bersepeda tetap prima. Rutinlah minum madu dan habbatussauda. Boleh dicoba metode pagi MADU malam HABBATUSSAUDA.
  10. Pakailah jaket sepeda respiro.

Engkus Kustandi

Salam PBC

.
readmore »»  

Kamis, 10 Mei 2012

Mencegah Kram Saat Bersepeda


Sering kali pesepeda atau olah raga ketahanan mengalami kelelahan otot yang sering berakhir dengan keram. Keram (muscle cramp) pada saat olah raga diakibatkan oleh  kelelahan berlebihan pada otot, dehidrasi, kekurangan ion (kalsium, magnesium, potasium), temperatur ekstrim (terlalu dingin/terlalu panas). Beberapa langkah yang mampu mencegah/mengurangi kram serta resiko cedera otot.

Langkah Sebelum Bersepeda:
  • Asupan air cukup --> minumlah minimal 1 liter air sebelum anda mulai bersepeda. Dengan demikian tubuh mempunyai cadangan air pada saat kita berkeringat selama olah raga.
  •  Istirahat cukup --> istirahat cukup memberikan efek pemulihan dan pengkondisian otot. Hal ini diperlukan untuk memastikan otot dalam keadaan "sehat" sebelum bersepeda.
  • Gunakan pakaian olahraga yang longgar dan sejuk. Penggunaan pakaian yang tidak menyerap keringat atau kurang bisa melepas panas tubuh, memberikan efek pada temperatur tubuh. Kenaikan temperatur tubuh mempercepat otot menjadi lelah.
  • Lakukan gerakkan pemanasan/ warm up untuk mengkondisikan otot pada kondisi kerja.
  • Siapkan asupan pisang atau garam. Pisang dengan zat potassium yang mampu mencegah kram, juga sumber energi instant. Air bergaram sangat baik untuk mensupply kekurangan ion dalam tubuh (Ca/Mg).

Langkah preventif:
  • Asuplah air minum secara berkala. Pengalaman pribadi (mungkin berbeda2 tiap orang): berhenti minum air putih  setiap 10km-15km. Setiap kelipatan 30-50km, selain minum air putih, sebaiknya di tambah garam elektrolit. Kondisi ini akan berubah bila temperatur udara sangat panas/dingin.
  • Berhentilah menggoes bila sudah otot kaki mulai terasa ketarik. Indikasi mulai keram biasanya dimulai dengan otot kaki menjadi tidak lentur, sering kali pada saat di pakai (kontraksi / relaksasi) mulai terasa mau keram, nah sebaiknya berhentilah untuk istirahat (minum dan tambah asupan ion dalam tubuh), kalau masih ada waktu ya pijat-pijat (mau di tambah obat gosok, balsam lebih maknyos) dulu. Biasanya dengan istirahat kira-kira 5-10 menit aliran asam laktat disekitar otot yang keram akan mengalir dalam peredaran darah.
  • Bila kebetulan bisa menemukan es batu, sebaiknya otot kaki di kompress dengan air dingin selama 5-10 menit. Setelah itu di biarkan rileks selama 15 menit, baru di kompres lagi.
  • Bila ketemu penjual buah-buahan (pisang, ketimun), ada baiknya untuk berhenti belanja. Selain kandungan nutrisi dalam buah yang mampu baik, istirahat selama belanja (tapi jangan terlalu lama juga) cukup baik untuk memberikan waktu pada otot untuk beristirahat.
  • Pada saat kaki akan keram, sebaiknya tidak dilakukan streching yang berlebihan. Lebih baik di biarkan otot kaki mendingin dan rileks secara alami untuk menghindari cedera otot.
  • Bila sudah lumayan (otot kaki sudah tidak "ke-tarik", mulai goes sepeda dengan kayuhan yang stabil beban rendah).
  • Selain minum, sering-seringlah buang air kecil. Asam laktat dapat di buang dengan proses buang air kecil, ginjal akan membuang racun asam laktat dalam darah melalui air seni. Seringkali pesepeda merasa tidak ingin "kebelakang" karena merasa tidak haus, kondisi ini memperparah penumpukan asam laktat di dalam darah, efeknya otot selalu ter"cemar" asam laktat --> keram deh.
Langkah Recovery:
  • Setelah selesai bersepeda atau sedang istirahat, basuhlah otot kaki dengan air dingin (syukur-syukur kalau bisa berendam air es pada bagian kaki).
  • Jangan berendam air panas langsung setelah bersepeda, memang berendam air panas memberikan efek menenangkan dan melemaskan otot kaki. Cuma efek negatif dari berendam air panas adalah pembuluh darah otot kaki dibiarkan memuai sehingga asam laktat yang harusnya terurai masuk pembuluh darah untuk dibawa ke ginjal, menumpuk di jaringan otot karena pembuluh darah di otot memuai --> efek keram / pegal menjadi muncul.
  • Pengalaman bila harus bersepeda lebih dari 1 hari, setelah selesai bersepeda, mandi air dingin (bagian kaki), kalo takut masuk angin, bagian atas boleh lah pake air hangat kuku.

Semoga bermanfaat.


Sumber


readmore »»  

Sabtu, 05 November 2011

Anatomi Sepeda MTB

Handle Bar
Lebih dikenal dengan stang kemudi, pada MTB ada beberapa jenis Monkey bar, Rise bar dan Standart bar. Handle bar adalah kokpit sepeda kita, kontrol gigi transmisi, rem depan-belakang terdapat di handlebar ini. Pilihlah handle bar yang sesuai dengan kebutuhan anda.

Top Tube
Merupakan bagian dari frame sepeda bagian atas, Tips: Sesuaikan ukuran frame dengan tubuh anda.

Down Tube
Merupakan bagian dari frame sepeda, melitang dari HeadSet terhubung langsung dengan top Tube Seat, Stay dan Rumah BB (buttom Bracket).

Shifter
Grupsets (komponen) pemindah gigi tranmisi, berfungsi untuk menggerakan FD (front derailleur) dan RD (rear derailleur), Shifter yang beredar dipasaran untuk penggerak RD mencapai 9 – 10 speed, untuk Shifter FD biasanya hanya terdiri 2 – 3 speed.

Handgrip
Adalah pembungkus Handlebar (stang kemudi) berbahan karet/tape tergantung kebutuhan. Usahakan Handgrip tidak berputar pada handlebar saat kita berkendara, handgrip yang terlalu tebal atau terlalu tipis mengurangi kenyamanan kita dalam bersepeda.

Brake Lever
Tuas Rem (depan-belakang) posisikan Brake laver dengan benar sesuaikan dengan kenyamaan anda ketika bersepeda, usahakan jari tangan dapat meraih dengan mudah lever (tuas).

HeadSet
Bagian depan Frame yang didalamnya terdapat bearing dan komponen lainnya yang berfungsi untuk menghubungkan Fork (suspensi) depan dengan stem dan handlebar.

Stem
Merupakan bagian kokpit sepeda kita, berfungsi untuk menghubungkan handle bar – Headset dan Fork (suspensi) depan. Stem tersedia dalam beberapa ukuran untuk suspensi depan yang panjang (long travel) bentuk stem berbeda dengan stem standart. Tips: jika anda merasa stem anda terlalu panjang dan kita bersepeda terasa membungkuk anda bisa menggantinya dengan ukuran stem yang pendek.

Sadle
Sadel – tempat duduk pengemudi, untuk sepeda MTB biasanya berukuran lebih tebal dibandingkan dengan roadbike. Atur posisi Sadel supaya benar-benar lurus (horizontal), atur maju dan mundurnya sandel usahakan tidak terlalu jauh atau terlalu dekat dengan hadle bar.
Tips: Posisi yang tidak tepat akan mengakibatkan tidak nyaman kitika bersepeda pada kasus serius mengakibatkan cidera pinggang.

SeatPost
Dudukan sadel (sadle) penghubung antara sadel dengan frame sepeda, posisi vertikal sesuaikan dengan kenyamanan anda. Tips: Cobalah naik sepeda pada posisi berhenti, luruskan kaki anda hingga benar-benar meraih pedal. Jika posisi kaki masih terlihat dan dirasa masih tidak lurus padahal posisi pedal sudah dibawah hal ini pertanda bahwa seatpost anda kurang tinggi. Aturlah seatpost hingga benar-benar sesuai dengan kebutuhan anda.

Seat Stay
Merupakan bagian belakang frame. Untuk MTB dual suspension Seat Stay biasanya berupa swingarms (lengan ayun) terhubung dengan frame menggunakan suspensi belakang.

Pedals
Kayuhan. Merupakan komponen memutar Buttom Bracket dan Crankset sehingga sepeda bisa bergerak (digerakan ketika kita mengayuh sepeda).

Crank Set
Komponen lengan yang menghubungkan pedals dengan chainrings.

Chain Ring
Merupakan komponen tranmisi gigi depan (biasanya terdiri dari 2 -3 Chain Rings). Berfungsi menghubungkan rantai dengan Crankset.

Chain
Rantai. Merupakan komponen yang sangat vital fungsinya karena inilah yang bertugas menghubungkan Crankset Chain Ring dengan komponen Roda belakang, sehingga sepeda dapat melaju.

Idler Pulley
Merupakan bagian dari Rear Derailleur (RD), berupa gir (gigi) kecil disertai tension (biasanya berupa per-pegas) yang berfungsi agar chain (rantai) tetep lurus dan tidak kendor.

Front Derailleur
Merupakan komponen vital pada sepeda MTB, berfungsi mengatur pemindahan gigi depan (chain rings). Lebih dikenal dengan istilah FD, terhubung langsung dengan Shifter.

Rear Derailleur
Merupakan komponen vital pada sepeda MTB, berfungsi mengatur pemindahan gigi belakang. Lebih dikenal dengan istilah RD, terhubung langsung dengan Shifter.


readmore »»  

Rabu, 12 Oktober 2011

Tidak Nyaman Ketika Bersepeda Jarak Jauh

Bersepeda dalam jarak yang relatif jauh (touring) tentunya sangat menyenangkan, apalagi dilakukan dalam kelompok yang besar, menyusuri lintasan yang baru tentu sangat menantang bagi para goweser. 

Sering kali kita merasa tidak nyaman berada diatas sadle setelah menempuh jarak yang lumayan jauh, terlepas dari kondisi fisik goweser. Sebenarnya ada beberapa hal teknis yang patut diperhatikan sebelum kita merasa siap berlama-lama diatas sadle. 

Apakah hal teknis yang menjadi perhatian agar kita merasa nyaman diatas sadle sepeda, yang paling pokok adalah “sepeda” itu sendiri. Frame sepeda, seperti yang pernah diulas diartikel-artikel sebelumnya, frame adalah heart of bike (jantungnya sepeda). Kesalahan dalam pemilihan ukuran frame berakibat fatal.

Goweser dapat melakukan sendiri pengukuran frame yang tepat, lebih sempurna lagi jika anda dibantu seorang teman, hanya bermodal alat ukur sederhana anda dapat menempukan ukuran frame yang pas dan tepat, kalkulator frame baik untuk roadbike maupun MTB dapat anda temukan di url berikut: http://www.competitivecyclist.com/za/CCY?PAGE=FIT_CALCULATOR_INTRO. 

Mintalah bantuan teman untuk memperoleh posisi yang nyaman diatas sadle 
Setelah dirasa frame sepeda anda sudah tepat dan pas, tapi masih sering merasakan sakit dibeberapa bagian tubuh, terutama ketika touring, mungkin setelan beberapa part seperti panjang stem, tinggi seatpost, dan yang lainnya adalah penyebabnya.

Meteran - alat sederhana yang sangat membantu bike fitting
Kali ini zonasepeda memberikan tips trik dan solusi untuk menelurusi penyebab tidak nyamannya goweser ketika berada diatas sepeda. 

1.   Gejala : Anda selalu bergeser ke depan ketika berada diatas sadle.
  • Kemungkinan Penyebab:
    • Stem mungkin terlalu panjang, sehingga anda harus menarik diri kedepan untuk menjangkau handlebar.
    • Posisi hidung sadle terlalu naik (berlebihan).
    • Posisi sadle terlalu kebelakang diatas rel sadle seatpost.
  • Solusi :
    • Memasang stem dengan ukuran yang lebih pendek
    • Atur posisi naik turun sadle sehingga terposisi vertikal sempurna, anda dapet menggunakan waterpass atau alat ukur sejenis untuk melakukannya.
    • Atur posisi maju-mundur sadle sehingga diperoleh posisi yang nyaman. 
Waterpas - membantu mendapatkan posisi sempurna naik-turun sadle
2. Gejala : Anda selalu bergeser ke belakang ketika berada diatas sadle, ini merupakan kebalikan dari gejala no.1
  • Kemungkinan Penyebab :
    • Stem terlalu pendek, sehingga posisi badan terasa terlalu dekat dengan handlebar.
    • Posisi hidung sadle yang terlalu turun (menukik).
  • Solusi :
    • Cobalah untuk menggunakan stem dengan ukuran yang lebih panjang.
    • Atur posisi naik turun sadle sehingga terposisi vertikal sempurna, anda dapet menggunakan waterpass atau alat ukur sejenis untuk melakukannya.
    • Atur posisi maju-mundur sadle sehingga diperoleh posisi yang nyaman. 
3. Gejala : Anda merasa sakit pada bagian punggung bagian bawah.
  • Kemungkinan Penyebab :
    • Posisi stem yang terlalu pendek atau ukuran stem yang terlalu panjang. Anda sering melakukan perenggangan badan, karena posisi anda yang terlalu menunduk.
    • Posisi seatpost yang terlalu tinggi hal ini menyebabkan posisi badan terlalu menunduk dan pinggul bergoyang secara berlebihan.
  • Solusi :
    • Tambahlah spacer, sehingga stem dapat naik. Jika dirasa masih kurang naik, gunakanlah stem dengan bentuk yang agak serong naik (banyak dijual di pasaran).
    • Cobalah ukuran stem yang lebih pendek.
    • Aturlah tinggi-rendah seatpost hingga diperoleh posisi yang tepat. 
4. Gejala : Bagian leher anda sering sakit
  • Kemungkinan Penyebab :
    • Posisi Stem yang terlalu rendah, hingga anda harus terlalu mendongak untuk melihat jalan.
  • Solusi :
    • Tambahlah spacer, sehingga stem dapat naik. Jika dirasa masih kurang naik, gunakanlah stem dengan bentuk yang agak serong naik (banyak dijual di pasaran). 
5. Gejala : Lengan tangan terasa sakit.
  • Kemungkinan Penyebab :
    • Posisi Stem yang terlalu rendah, sehingga terlalu banyak beban tubuh yang ditahan oleh lengan.
    • Hidung Sadle terlalu menukik ke bawah.
  • Solusi :
    • Tambahlah spacer, sehingga stem dapat naik. Jika dirasa masih kurang naik, gunakanlah stem dengan bentuk yang agak serong naik (banyak dijual di pasaran).
    • Atur posisi naik turun sadle sehingga terposisi vertikal sempurna, anda dapat menggunakan waterpass atau alat ukur sejenis untuk melakukannya. 
Gunakan Pendulum atau sejenisnya untuk menentukan maju-mundur sadle
6. Gejala : Lutut bagian depan terasa sakit.
  • Kemungkinan Penyebab :
    • Posisi seat post yang terlalu rendah atau posisi sadle yang terlalu maju kedepan. Hal ini menyebkan lutut bagian depan anda bekerja berlebihan.
  • Solusi :
    • Aturlah tinggi-rendah seatpost hingga diperoleh posisi yang tepat.
    • Atur posisi maju-mundur sadle sehingga diperoleh posisi yang nyaman. 
7. Gejala : Lutut bagian belakang terasa sakit.
  • Kemungkinan Penyebab :
    • Posisi seat post yang terlalu tinggi, hal ini menyebabkan kaki anda bersusah payang meriah pedal.
  • Solusi :
    • Aturlah tinggi-rendah seatpost hingga diperoleh posisi yang tepat. 
8. Gejala : Pantat tersasa panas dan sakit.
  • Kemungkinan Penyebab :
    • Terlalu banyak beban tubuh pada sadle, tidak menggunakan celana khusus bersepeda.
  • Solusi :
    • Posisikan handlebar agak rendah, sehingga beban pada sadle tidak berlebihan.
    • Cek kembali tinggi seatpost, mungkin terlalu rendah hingga sadle tidak maksimal menyangga berat badan.
    • Gunakan celana khusus bersepeda. 
9. Tendon achilles terasa sakit (jari kaki).
  • Kemungkinan Penyebab :
    • Mengayuh pedal terlalu berlebihan pada bagian jari-jari kaki, posisi cleat pada sepatu bersepeda anda terlalu jauh kedepan.
  • Solusi :
    • Posisikan pedal tepat diantara tapak kaki dan jari kaki, jaga bola kaki anda saat mengayuh. 
Demikianlah 9 uraian singkat mengenai beberapa keluhan dan kendala yang ditemukan ketika goweser melakukan touring. Tips : usahakan selalu melakukan pemanasan ringan sebelum bersepeda. Happy cycling dan Keep Goweeessssss…


Sumber (bike 101), (Zonasepeda)



readmore »»