Ads 468x60px

.

Kamis, 29 Agustus 2013

Teknik Bersepeda di Tanjakan


Teknik Bersepeda di Tanjakan. Ini sangat penting diketahui terutama untuk pesepeda tingkat pemula. Karena jika kita bersepeda di tanjakan tidak menggunakan teknik yang benar maka kemungkinan akan cepat lelah dan berhenti di pertengahan tanjakan dan itu yang tidak kita harapkan. Bahkan cenderung dapat cedera otot.

Berikut beberapa teknik bersepeda di tanjakan yang nadhifa herba ketahui:
  1. Ketika kita melihat tanjakan, kuncinya jangan ”emosi”, tanamkan rasa optimis pada diri bahwa kita dapat melaluinya. Hadapi dengan santai tapi pasti, terkadang karena kepingin cepat melalui tanjakan tersebut, kita kayuh sepeda dari jauh sebelum tiba tanjakan, padahal itu sangat menguras tenaga kita apalagi pemula. Yaa,, kecuali sudah berpengalaman dan mempunyai stamina yang kuat sih ga apa-apa. Biasa saja kita perlakukan tanjakan seperti bagaimana kita berada di jalan datar, cuma teknik shiftingnya yang harus diperhatikan.
  2. Ketika tiba ditanjakan, atur gigi sepeda sahabat nadhifa herba pada gigi yang ringan, tapi tidak langsung menggunakan gigi yang paling ringan, ini dilakukan dengan proses bertahap, sesuaikan dengan kemampuan sahabat nadhifa herba dan medan tanjakan yang dihadapi. Ketika lagi mengayuh di tanjakan misalnya kita sudah tidak kuat lagi pada posisi gigi 5, maka kita tingkatkan lagi pada gigi 6, begitu juga jika kita sudah tidak kuat lagi dengan 6, maka kita tingkatkan lagi ke gigi 7, begitu seterusnya.
  3. Condongkan badan ke depan dengan posisi duduk usahakan di sadel paling depan. Ini bertujuan agar ban depan sepeda kita tidak mengangkat ke atas dan mengakibatkan jatuh.
  4. Kayuhlah sepeda dengan metode kumparan, putarannya menggunakan energi yang sama rata pada setiap putaran kaki. Jadi tidak menghentakan kaki sekaligus pada saat pedal di tekan. Santai tapi pasti.
  5. Atur napas, tarik napas dari hidung dan keluarkan dari mulut.
  6. Ketika kita memang sudah tidak kuat lagi melewati tanjakan, istilahnya sudah nyerah, maka berhentilah dan istirahat. Jangan dipaksakan karena otot kaki kita mempunyai keterbatasan. Lama-lama juga jika terus berlatih pasti suatu saat kita akan mampu melewati tanjakan yang asalnya kita tidak mampu. Kuncinya sering berlatih dan istiqomah.
  7. Jika kita mengalami cedera otot saat bersepeda, misalnya kaki keseleo atau kram, cobalah pakai suncream. Insya Allah rasa pegel dan sakit di kaki cepat hilang.
  8. Teruslah rutin untuk bersepeda, terutama banyak latihan di medan-medan tanjakan. Semakin kita mudah melewati tanjakan, maka medan-medan datar yang kita lewati akan semakin mudah.
  9. Jaga pola hidup sehat, agar stamina kita dalam bersepeda tetap prima. Rutinlah minum madu dan habbatussauda. Boleh dicoba metode pagi MADU malam HABBATUSSAUDA.
  10. Pakailah jaket sepeda respiro.

Engkus Kustandi

Salam PBC

.
readmore »»  

Rabu, 07 Agustus 2013

Selamat Idul Fitri 1434 H



Segenap Keluarga Besar

Puri Bike Community Ciawi (PBC)
Tasikmalaya

Mengucapkan:





readmore »»  

Rabu, 01 Mei 2013

Madu Raja Bio Energi


MADU RAJA BIO ENERGI

Rajanya Madu... Bukan Madu Biasa... Memang Beda... Luar Biasa!!!

Media obat yang sangat manjur bagi segala macam penyakit Anda.
Bila penyakit anda belum sembuh dengan obat dan terapi madu lain lanjutkan dan tuntaskan dengan cepat melalui media MADU RAJA BIO ENERGI.


Madu Raja Bio Energi:

  1. Sangat cepat memberikan energi positif bagi tubuh.
  2. Menjaga dan memelihara kesehatan serta meningkatkan/melipat gandakan stamina tubuh.
  3. Media obat yang sangat ampuh untuk menyembuhkan dari berbagai macam penyakit berat ataupun ringan.
  4. Menyeimbangkan medan energi tubuh dari gangguan gelombang elektromagnetik atau radiasi.
  5. Dengan cepat memperlancar pengeluaran toksin atau racun di dalam tubuh.
  6. Dapat menembus sel-sel rusak ataupun yang mati.
  7. Memaksimalkan semua khasiat dan kandungan yang ada di dalam madu sehingga menjadikan tubuh semakin sehat dan kuat.
  8. Reaksi cepat!! Tidak membutuhkan waktu lama, langsung terasa khasiatnya.



Madu Raja Hitam Pahit Bio Energi:

  1. Media obat yang sangat ampuh bagi para penderita penyakit diabetes miitus type 1 dan 2.
  2. Tidak hanya dengan cepat menurunkan kadar gula darah saja, tetapi fungsi pankreasnya pun diperbaiki, sehingga bisa kembali normal memproduksi insulin dan dapat memperbaiki fungsi hati yang didalamnya terdapat getah pankreas penghasil insulin.
  3. Dengan sangat cepat mengatasi masalah vitalitas, terutama bagi penderita diabetes.
  4. Sangat manjur bagi penderita hipertensi atau darah tinggi, stroke, kanker, tumor, TBC, batuk menahun dan lain-lain.
  5. Membantu program menurunkan berat badan, diet dengan cara aman.
  6. Menurunkan dan menormalkan kadar kolesterol tinggi atau kolesterol jahat dari dalam tubuh.
  7. Menurunkan dan menormalkan kadar asam urat tinggi di dalam tubuh.


Hubungi Agen Madu Raja:

  • Tasikmalaya: Ibu Iis 085317639445
  • Ciamis: Ibu Indah 082119255119
  • Banjar: Ibu Suryani 081323700949
  • Pangandaran: Bpk. Edi 081312854634

Membuka kemitraan menjadi agen Madu Raja hubungi:
  • 085221112005 atau BB: 228E19C6

Simak Talkshow Kami di:

  • Setiap Hari Minggu ke-2 dan ke-4 Pukul 10.00 WIB




readmore »»  

Rabu, 27 Maret 2013

Trek PBC XC/DH Pasir Gowong



Mulai hari Sabtu kemarin (23-03-2013) kami membuat dan memperbaharui salah satu kawasan wisata pegunungan yang berada di dua daerah desa yaitu Desa Guranteng dan Desa Nanggewer Kecamatan Pageur Ageung menjadi salah satu wahana trek sepeda, trek ini berkualitas XC dan DH yang dinamakan dengan trek PBC XC/DH Pasirgowong, di trek ini disediakan bagi rekan rekan goweser yang suka dengan jump atau drof-drofan ada 3 buah drofan yang pertama drofan untuk pemula, untuk kelas madya dan untuk suka yang ekstrim atau tantangan.

Salah satu Jump XC/DH Pasir Gowong




readmore »»  

Minggu, 11 November 2012

Loading Karaha Bodas





bersambung...

readmore »»  

Jumat, 02 November 2012

Citumang Green Valley


Jum’at pukul 13.30 saat sinar matahari lagi terik-teriknya menyinari buana Pangandaran, membuat kulit teras panas. Tak apalah demi kesenangan bergowes ria dan menyenangkan rekan dari Matador (MAnggih TANjakan DORong) datang jauh dari negeri Singaparna yang ingin menikmati suasana asri alam Citumang.
Berangkat mulai dari kantor BPR Sehat Ekonomi melalui jalan pintu masuk barat terus menyelusuri pantai sekitar Pamugaran, kami berhenti sejenak untuk perpose di pinggir pantai. Setelah puas berphoto diatas batu putih disisi pantai kami melanjutkan kembali perjalanan ke Citumang. Selama perjalanan tak ada sesuatu yang berarti kecuali suara derit rantai yang diputarkan oleh pedal dan suasana yang tenang membuat kami tak terasa matahari telah membakar kulit halus dan putih kami. hehehe..

Jalan menuju Citumang dari Pangandaran rata tanpa tanjakan, namun 2 km sebelum sampai tujuan jalan mulai menanjak dan berbatu. Jarak tempuh dari Pangandaran ke Citumang +/- 17 km dengan waktu 1,5 jam dengan kecepatan kayuh dilihat dari speedometer rata-rata 10km/jam.

Di pintu masuk obyek wisata Citumang kami di hadang penjaga pintu… maksudnya di sapa penjaga pintu dan diberitahu bahwa masuk ke obyek wisata dikenakan tiket Rp10.000,- perorang. Dari pintu masuk ke lokasi pemandian berjarak +/- 1 km, berjalan diatas paving blok ditutupi rimbun pepohonan, membuat teduh dan nyaman. Sampai ke lokasi Pa Asep Darlianto buru-buru buka baju dan langsung merendam dialiran sungai yang bening dan menyejukan… segarrrr.. yang telah kepanasan.

Obyek wisata alam Citumang merupakan obyek wisata yang memiliki daya tarik khusus, yaitu sungai Citumang yang mengalir membelah hutan jati dengan airnya yang bening kebiruan. Tepian sungai yang terdiri dari ornamen batu-batu padas dengan relung dalam dihiasi relief alam dan aliran sungai yang menembus ke dalam goa. Keheningan alam akan Anda jumpai disini. Musik alami berupa gemercik air sungai, bisikan angin sepoi yang menyelinap di antara pepohonan dan suara satwa hutan yang tak pernah sepi. Obyek wisata ini terletak di Desa Bojong Kecamatan Parigi Ciamis.

Peserta yang ikut serta Gowes Pangandaran – Citumang yaitu Pa Asep Darlianto, Pa Cepi dari Matador Singaparna, Pa Dede Samad, Pa Oos dari PBC Ciawi, Pa Syarif dari Syarif Jaya Mandiri Motor, Pa Tatang dari Pangandaran.

Semoga para peserta gowes khususnya dari luar kota setelah berkujung ke obyek wisata alam membuat beningnya pikiran laksana air dan sejukna hati laksana angin sepoi. Dan suatu saat akan kembali menikmati alam Citumang.



 





 

















SALAM PBC

readmore »»  

Sabtu, 20 Oktober 2012

Loading Pasir Gowong Guranteng Pageur Ageung


Kami berangkat pukul 8.00 dari Puri Kencana Ciawi sebagai markas PBC ke Kampung Cikupa sebagai tempat awal gowes kami menuju pucak Pasir Gowong yang berjarak +/- 5 km.
Pasir Gowong terletak di daerah Guranteng Kecamatan Pageur Ageung Kabupaten Tasikmalaya.

Berangkat dengan 9 orang dengan leader pa Ketu Engkus disertai oleh Pa Dede, Pa Ryan, Pa Oos, Pa Asep Jay, Pa Tatang, Pa Agus, Pa Roby, satu lagi siapa ya? jalan yang dilalui menuju puncak lumayan berat melalui jalan tanah setapak ditambah masih basah yang semalaman baru diguyur hujan lebat.
Baru 3 km berkayuh pedal sudah terasa nafas berat untuk istirahat karena medan yang menanjak, ban ditutupi tanah membuat berat untuk digowes.

Melalui turunan letter U terjadi insiden terjatuh Pa Ryan dan Pa Dede. Pa Dede terluka kakinya sepertinya terkena ranting-ranting tajam yang mengakibatkan sobek.
Atas terjatuhnya Pa Dede yang terluka, kami beri nama kehormatan pada jalan turunan letter U menjadi turunan "Samad". Mudah-mudahan tidak ada lagi korban yang jatuh kembali.

Pukul 9.00 sampai ke puncak dan beristirahat sambil berphoto ria, hanya cuaca tidak begitu mendukung untuk melihat pemandangan ke kota Ciawi Tasikmalaya, padahal kalau kabut tidak menghalangi sangat indah melihat pemandangan di sekitar puncak Pasir Gowong.

Setengah jam kami istirahat di puncak dan melanjutkan untuk turun gunung, track turunan cukup bagus untuk pemula yang baru pertama kali gowes downhill.
Jalan yang dilalui sebagian besar jalan setapak dan harus hati-hati karena sebelah kiri jalan ada jurang cukup dalam dan ada kelokan kearah kanan didepannya jurang lumayan dalam kalau ke bablasan... Wowww.

Setelah habis jalan setapak dilanjut dengan menyeluri jalan beraspal ke jalan raya Pageur Ageung.
Kami berhenti di kantor pa Apin untuk menikmati susu segar yang disuguhkannya. Mmm... segerrr.. terima kasih pa Apin, sering-sering saja menyediakan uu nya.. ee Susunya.
Dari kantor Pa Apin langsung pulang ke Perum Puri Kencana Ciawi karena gowes ini akan ditutup dengan liwetnya yang disediakan oleh Ibu Dede Samad.

Total jarak gowes yang dilalui mulai loading sampai kembali ke Perum kurang lebih 18 km dan pukul 11.05 sampai dirumah Pa Dede Samad.

Alhamdulillah Selamat Sampai Tujuan!


























Sayang sebagian photo dipucak Pasir Gowongnya rusak jadi tak bisa ditampilkan.













Menu penutup gowes dari Pasir Gowong


Salam PBC

readmore »»